Bagian 2


 

Ekspor ke berbagai macam negara

Bicara ekspor PT LII sudah banyak sekali ekspor kapal mereka ke banyak negara. Di tahun 2018 saja, mereka sudah mengekspor lima belas kapal tipe pinguin dan dua kapal tipe G7. Negara yang menjadi tujuan ekspornya meliputi Swedia, New Zealand dan Australia.

Kinerja ekspor PT LII sangat baik, pasar internasional merespons sangat baik, hal ini bisa terlihat pada tahun 2019, PT LII telah merampungkan 18 kapal patroli berkecepatan tinggi untuk Bangladesh. Hal ini bermula pada November 2014 dimana PT LII mendapatkan kontrak membangun delapan kapal patroli cepat untuk Angkatan Laut Bangladesh.

Kontrak tersebut mencakup opsi yang telah dilaksanakan, untuk membangun sepuluh kapal lagi untuk Penjaga Pantai Bangladesh. Agar Bangladesh bisa belajar banyak tentang pembuatan kapal, dalam klausa perjanjian tersebut tertulis dua kapal dibangun di Banyuwangi, Indonesia sedangkan enam belas kapal lainnya dibangun di galangan kapal Docyard and Engineering Works milik Angkatan Laut Bangladesh yang bekerjasama dengan insinyur-insinyur dari Indonesia.

Jenis kapal yang dipesan Bangladesh adalah kapal X15. Kapal ini memiliki overall beam 3,5 m, panjang 11,7 m, draws 0,84 m dari air, dan berat 10,2 ton dalam kondisi penuh. Untuk bisa menembus kecepatan 35 knot, kapal cepat ini mengusung dua mesin Volvo Penta yang menghasilkan tenaga 320 kW pada 3.500 rpm. Sementara itu sistem propulsi menggunakan waterjet ZF gearboxes. Kapal cepat X-12 membawa 765 liter bahan bakar. Kapal pesanan Bangladesh ini mampu membawa delapan pasukan.

Tidak hanya Bangladesh, negara tetangga Timor Leste pun ikut membeli kapal buatan PT LII ini. Kapal berjenis X15 berdimensi sebelas meter sudah menjadi salah satu kapal yang dipakai Timor Leste untuk memantau wilayah mereka.

Selain itu negara Malaysia juga membeli kapal dari PT LII. Kapal yang dibeli Malaysia adalah jenis rigid inflatable boat (RIB) yang sampai sekarang dipakai oleh angkatan laut mereka untuk menelusuri wilayah perairan Malaysia.

 

Berbahan serat karbon dan serat gelas

Produk kapal yang dibuat oleh PT LII hampir semuanya menggunakan serat karbon. Pemilihan material ini dipilih karena bahan tersebut lebih kuat empat kali lipat bila dibandingkan dengan bahan baja. Meski begitu bahan baku untuk pembuatan kapal saat ini masih impor dari Inggris. Hal ini karena kualitas bahan dari Inggris lebih baik bila dibandingkan produk negara lain.

 

Kapal Patroli Cepat X19
(Foto PT Lundin Industry Invest)
Translate »